PENGAJIAN PENCERAH

PENGAJIAN PENCERAH

REKAM JEJAK KEBAJIKAN

Loading...

Kamis, 20 November 2014

PENYERAHAN HADIAH LOMBA-LOMBA MILAD ke105 MUHAMMADIYAH di SURABAYA



Acara penyerahan piala dan hadiah Lomba : Qiro'ah (Anak & Remaja), Tahfidzul Qur'an (Anak & Remaja), Da'i Cilik, Sholat Jamaah, Futsal, Ketakmiran Masjid dan Film Rally, oleh Ketua PD Muhammadiyah Surabaya, Zayin Chudlori, MA., kepada para pemenang, pada Tabligh Akbar Milad ke-105 Muhammadiyah Kota Surabaya, rabu malam, 19 Nopember 2014 di Gedung Islamic Center Dukuh Kupang Surabaya. Tropi/piala berasal dari PDM Surabaya dan Hadiah uang pembinaan dari Lazismu Surabaya dan bingkisan dari Minaku Food. SELAMAT KEPADA PARA JUARA

     

LOMBA DA’I CILIK. 
Juara I TPQ Al-Fatah (No. 10), 
Juara II TPQ Al-Fatah (No 7), dan 
Juara III TPQ Umar Bin Khaththab (No. 8). 

LOMBA SHOLAT BERJAMA’AH. 
Juara I MI Muhammadiyah 5 (No.19), 
Juara II SD Muhammadiyah 11 (No.32) dan 
Juara III SD Muhammadiyah 12 (No.1). 

LOMBA QIRO'AH TINGKAT ANAK-ANAK. 
Juara I MI Muhammadiyah 25 (No.20), 
Juara II Balai Dakwah Muhammadiyah Kalibutuh (No. 22) dan 
Juara III SD Muhammadiyah 26 (No.18). 

LOMBA QIRO'AH TINGKAT REMAJA. 
Juara I SMP Muhammadiyah 2 (No.3), 
Juara II SMA Muhammadiyah I (No.20) dan 
Juara III SMA Muhammadiyah 3 (No.1). 

LOMBA TAHFIDZUL QUR'AN TINGKAT ANAK-ANAK. 
Juara I SD Muhammadiyah 15 (No.52), 
Juara II SD Muhammadiyah 12 (No.3) dan 
Juara III SD Muhammadiyah 21 (No.9). 

LOMBA TAHFIDZUL QUR'AN TINGKAT REMAJA. 
Juara I TPQ Al-Mabrur (No.43), 
Juara II TPQ Al-Mabrur (No.42) dan 
Juara III SMP Muhammadiyah 2 (No.30).

STAND BAZAAR Terbaik : SMA Muhammadiyah 9 Wiyung Surabaya

JUARA LOMBA KETAKMIRAN & KEMAKMURAN MASJID : 
Juara I Masjid GSI, Gunung Sari Indah, Karang Pilang. 
Juara II Masjid Jenderal Sudirman, Dharmawangsa, Gubeng. 
Juara III Masjid Arif Rahman Hakim, Tambaksari.

JUARA LOMBA FUTSAL ANTAR SEKOLAH MUHAMMADIYAH : 
Juara I SMA Muhammadiyah 4 Kemlaten, 
Juara II SMK Muhammadiyah 1 Kapasan dan 
Juara III SMP Muhammadiyah 9 Jojoran

Senin, 27 Oktober 2014

MENUMBUHKAN GENERASI QUR'ANI DENGAN LOMBA ANTAR TPQ MASJID DAN PERGURUAN MUHAMMADIYAH SE-SURABAYA



Kita tentu merasa bersyukur, bahagia, dan bangga ketika melihat anak-anak kita yang masih sangat muda belia hafal al-Qur’an, mampu melantunkannya secara merdu dan indah serta mensyiarkan isi yang terkandung di dalam al-Qur’an itu secara fasih, komunikatif, inspiratif dan mencerahkan. Kebanggaan dan kebahagiaan itu akan menjadi terasa sempurna manakala anak-anak kita itu mampu mengamalkan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT.

Sehubungan dengan itu dalam rangka Milad ke-105 Muhammadiyah, Lazismu dan LSBO (Lembaga Seni Budaya & Olahraga) PDM Surabaya pada hari Sabtu tanggal 1 Muharram 1436 atau 25 Oktober 2014 menyelenggarakan kegiatan GETAR CITA TAJDID. Kegiatan tersebut berupa aneka Lomba seperti Qiro’ah (tingkat anak dan remaja), Tahfidzul Qur’an (tingkat anak dan remaja), Da’i Cilik dan Sholat Berjama’ah (tingkat anak) yang diikuti oleh utusan dari 15 Taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ) Masjid / Musholla Muhammadiyah dan 33 Perguruan Muhammadiyah (17-SD, 10-SMP, 4-SMA dan 2-SMK) se-Kota Surabaya.

    

Menurut Yusuf, Koordinator Lomba, untuk Lomba Qiro’ah diikuti oleh 53 peserta, tahfidzul Qur’an 98 peserta, Da’i Cilik 28 peserta dan Sholat Jama’ah 27 kelompok dengan 1 kelompok beranggotakan 5 orang. Total peserta lomba sebanyak 314 orang. Tentunya ini merupakan peningkatan jika dibanding dengan kegiatan serupa yang dilaksanakan tahun lalu, apalagi waktu pendaftarannya hanya 1 minggu, jelas Yusuf.

     

Memang, antusias para pelajar dan santri TPQ Muhammadiyah untuk mengikuti lomba seperti cukup besar sehingga pada hari itu suasana di Gedung Dakwah Muhammadiyah Surabaya cukup ramai dan meriah, ditambah dengan kegiatan Bazaar UKM dan Wirausahamuda.

Dalam sambutannya Ust. Syamsun Aly, selaku Ketua Lazismu Surabaya mengaku cukup bangga dengan animo peserta lomba. Beliau cukup yakin Muhammadiyah tidak akan kekurangan kader-kader qori’, hafidz qur’an dan da’i serta muballigh handal, karena kelak jika telah dewasa nanti para tunas muda ini akan tampil berdakwah di tengah-tengah masyarakat.

Senada dengan itu, Ust. Zayyin Chudlori, Ketua PDM Surabaya, dalam sambutannya juga menambahkan bahwa di usianya yang ke-105/102, Persyarikatan Muhammadiyah harus terus menumbuh-kan kader-kader muda yang akan meng-gantikan muballigh dan ustadz Muhammadiyah yang sudah sepuh (tua, red) untuk berdakwah di masyarakat, apalagi tantang-annya juga demikian hebat. (Adit-RED).

Minggu, 26 Oktober 2014

JIWA WIRAMUDA HARUS TERUS DIPUPUK


Pembinaan kewirausahaan muda memang harus terus dipupuk dan ditingkatkan. Generasi muda yang mau terjun berwirausaha perlu difasilitasi dan dilakukan pendampingan. Tidak melulu asupan teori dan motivasi saja, melainkan harus lebih menukik pada ranah praktis, termasuk praktik langsung berniaga di tengah khalayak.

Oleh karena itu program Bina Mandiri Wirausaha Lazismu Surabaya tidak hanya mengajak orang untuk Ngaji Bisnis, menyediakan pinjaman modal kerja dan pelatihan ketrampilan bisnis saja, melainkan juga memfasilitasi UKM binaan dan wirausaha muda dengan kegiatan BAZAAR sebagai ajang untuk ‘pelatihan praktis’ dan uji coba pemasaran produk agar jika terjun berwirausaha di masyarakat tidak canggung atau gagap dalam berbisnis.

Seperti pada Bazaar UKM dan Wirausaha Muda, Sabtu-ahad, 25-26 Oktober 2014 di halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah Surabaya. Walau bazaar itu hanya sebagai kegiatan pendukung dari even utama yakni Lomba Milad dan Seminar Parenting serta Pengajian Pencerah, namun keikutsertaan 4 Perguruan Muhammadiyah, 14 UKM binaan Lazismu dan 3 perusahaan / corporate menunjukkan putaran ekonomi yang menggeliat walau dalam skala mikro. Dengan pengunjung kegiatan utama mencapai 500 orang lebih, maka sebagian besar stand ‘laris manis’ diserbu pembeli.

Minggu, 19 Oktober 2014

HARAM TAKUT BERBISNIS



Bisnis itu sederhana, jika anda ingin berpikir, bertindak dan percaya akan untung, maka bergeraklah untuk menjual lebih banyak dan mengerti tentang kualitas dan nama baik pelanggan anda, suatu saat kemudahan bisnis seperti air mengalir deras tanpa ada keragu-raguan. Itulah sepenggal prolog yang disampaikan oleh May Pandu Winoto (Wakil Sekretaris Majelis Pemberdayaan Masyarakat PDM Surabaya) dalam Ngaji Bisnis Unit Keuangan Mikro (UKM) Bina Mandiri Wirausaha (BMW), Sabtu 18 Oktober 2014 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Surabaya.

Lebih jauh Pandu menjelaskan bahwa bsnis adalah kata singkat dan mudah melekat dalam ingatan, sering terdengar di telinga serta sering dijumpai dalam aktivitas sehari-hari di jalanan, pasar tradisional bahkan shopping di mall pun kita menjumpai aktivitas bisnis dimana-mana, akan tetapi masih banyak anggapan bahwa bisnis menjadi momok yang menakutkan bagi setiap orang. Masih banyak orang yang hingga saat ini tidak berani untuk membuka bisnis, bukan karena tidak berani dikarenakan tidak ada modal, tidak mampu menjual atau karena ada faktor lain yang mempengaruhi orang untuk memulai bisnis. Terkadang persepsi memulai bisnis masih ada stigma negatif tentang prasangka yang terlalu berlebihan seperti ketakutan-ketakutan dari diri sendiri atau menanamkan pengaruh negatif jika saya menjual ini dan itu, kalau tidak laku, kalau rugi, kalau bangkrut bagaimana ?

Minggu, 05 Oktober 2014

Even Kurban PAK KUMIS LAZISMU Surabaya bersama EXTRA JOSS

http://video.metrotvnews.com/play/2014/10/05/300782/lazismu-surabaya-sembelih-2000-hewan-kurban

Hari ahad, 11 Dzulhijjah 1435 atau 5 Oktober 2014, LAZISMU Surabaya bersama ExtraJoss serta dukungan syiar dari Metro-TV melaksanakan even KURBAN dengan tema JIWA BERANI BERKURBAN di Lapangan Pacar Keling gg.2 RW-10 Kelurahan Paca Keling Kecamatan Tambaksari Surabaya. Jumlah sapi yang dikurbankan di tempat ini sebanyak 5 ekor sapi yang disembelih dan didistribusikan kepada 700 warga di Kecamatan Tambaksari, diantaranya 1 ekor sapi sumbangan dari Extra Joss, 1 ekor sapi dari Jamaah Villa Bukit Mas, 1 ekor sapi Bpk.Azhari, 1 ekor sapi dari Ibu Nurfadilah dan 1 keor sapi merupakan patungan bersama. Sedangkan 1 ekor sapi dari Pemkot Surabaya disembelih dan didistribusikan di kawasan Asemrowo dan 1 kambing di Simokerto. Acara even Qurban ini dimarakkan dengan Panggung Dakwah, Band SMP Muhammadiyah TambakSegaran, Drumb Band Perguruan SD Muhammadiyah Tambaksegaran, Aneka Kuis Doorprise, Baksos Layanan Pengobatan gratis dari RS.Muhammadiyah Surabaya dan santunan kepada penderita Tubercholusis (TBC) di Tambaksari.

                   

Minggu, 28 September 2014

BAHAGIA



Berbisnis memang harus dengan se-mangat dan rasa bahagia. Namun BAHAGIA yang disajikan pada ahad pagi, 28 September 2014 di halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah Suraba-ya ini adalah singkatan dari “Bazar aHAd paGI bagi Anda” yang digelar oleh Unit Keuangan Mikro Bina Mandiri Wirausaha (UKM BMW) Lazismu Surabaya bersama jama’ah ‘Aisyiyah Surabaya.

Sebanyak 15 usaha anggota bi-naan UKM BMW Lazismu Surabaya turut serta menjajakan barang dagangannya. Usaha yang dijajakan antara lain; busana muslim, kerajinan/asesoris, kue kering, aneka kudapan, aneka nasi+lauk, tahu ‘mbledos’, aneka minuman segar, madu, jamu/obat herbal dan sebagainya. Bahkan seorang penulis dan penerbit buku-buku pendidikan pun turut mengisi stand.

Kegiatan ini memang untuk memeriahkan acara PENGAJIAN PENCERAH yang diselenggarakan tiap ahad keempat. Agar tidak hanya mengaji saja, maka penyelenggara memandang perlu dilakukan upaya pemberdayaan ekonomi dengan mengadakan kegiatan bazar. InsyaAllah bazar ini akan rutin digelar pada momen-momen kegiatan Persyarikatan Muhammadiyah. (Adit-RED).

Sabtu, 13 September 2014

JAUHKAN IBU-IBU DARI JERATAN RENTENIR



Program Kampung Berdaya memang telah menjadi program nasional Lazismu mulai tahun ini. Namun Lazismu Surabaya telah memulai dengan Kampung Binaan sejak tahun 2012. Kampung yang menjadi sasaran adalah di Kedinding Kecamatan Kenjeran. Kedinding merupakan kampung padat penduduk dan beberapa titik terlihat kumuh ditambah dengan permasalahan sosial-ekonomi yang menyelimutinya.

Pada awalnya di kampung tersebut diadakan kelompok pengajian di rumah Ibu Chusnul, dengan jumlah jamaah sekitar 20 orang, sebagian besar adalah ibu-ibu. Materi pengajian tersebut adalah baca tulis Al-Qur’an. Namun setelah beberapa kali diadakan jamaahnya menurun dan hanya tinggal beberapa orang. Ketika ditelusuri mengapa jumlah peserta pengajian makin menurun, maka kemudian didapat informasi bahwa ibu-ibu yang ikut pengajian itu terbelit berbagai permasalahan sosial dan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari. Kebanyakan karena terjerat hutang pada rentenir dengan bunga yang sangat ‘mencekik’, sehingga mereka tidak konsen lagi untuk mengaji. Selain itu ada yang hampir terjebak oleh rayuan ‘misionaris’ untuk pindah agama dengan iming-iming bantuan.

Senin, 01 September 2014

MARI BERKURBAN


Program nasional Lazismu yaitu KURBAN PAK KUMIS (Kurban untuk Kawasan Pelosok, Perkampungan Kumuh, Padat Penduduk dan Kantong Kemiskinan) pada tahun 1435 Hijriyah ini kembali hadir guna mengedukasi umat Islam untuk melaksanakan kewajiban kurban, menebar manfaat dan menjalin tali silaturrahim dengan sesama.

JADILAH YANG TERDEPAN DALAM SETIAP AMAL KEBAJIKAN

JADILAH YANG TERDEPAN DALAM SETIAP AMAL KEBAJIKAN

MUKTAMAR MUHAMMADIYAH KE-47

MUKTAMAR MUHAMMADIYAH KE-47

CIMB NIAGA SYARIAH