Ikutilah ! Pengajian Pencerah, ahad 24 Januari 2016, pk.7 pagi di GDM Jl. Sutorejo 73 Surabaya

Ikutilah ! Pengajian Pencerah, ahad 24 Januari 2016, pk.7 pagi di GDM Jl. Sutorejo 73 Surabaya

Selasa, 17 November 2015

SERAHKAN B.O.T. DAN BAGI KITAB HPT KE KEPALA TPQ


   
Taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ) Masjid / Musholla mempunyai peran penting sebagai ujung tombak da’wah Islam di masyarakat. Oleh karena itu keberadaannya harus didukung dan dikembangkan agar TPQ mampu menjadi wadah guna membentuk dan mencetak generasi Qur’ani & berkepribadian Islami.

Lazismu Surabaya selama 5 tahun ini senantiasa memberikan dukungan terhadap lembaga TPQ melalui Bantuan Operasional TPQ (BOT). Bentuk dukungan Lazismu juga tidak hanya berupa dana operasional. Dalam kegiatan penyerahan BOT, ahad 15 November 2015 di gedung SMPM-15 Platuk, Lazismu berkesempatan membagikan Kitab Himpunan Putusan Tarjih (HPT) kepada para Kepala TPQ yang menjadi binaan Lazismu. HPT adalah se-buah buku berisi kumpulan fatwa dan pu-tusan para Ulama Tarjih Muhammadiyah tentang fiqh Islam dalam aspek aqidah, akhlaq, ibadah dan mu’amalah. Dengan pembagian kitab ini para kepala TPQ diharapkan dapat mengajarkan ibadah praktis kepada santrinya sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. (Adit-RED).

Senin, 16 November 2015

PELATIHAN URBAN FARMING


Surabaya adalah kota besar yang se-bagian besar lahannya digunakan untuk perkampungan, perumahan, industri, pertokoan, fasilitas pendidikan, perkantoran dan tempat bisnis, sehingga areal pertanian menjadi semakin kecil. Na-mun demikian kegiatan bertani atau ber-cocok tanam tetap mendapat perhatian Pemerintah yang diarahkan pada peman-faatan lahan yang ada untuk kegiatan pertanian perkotaan (urban farming).

Oleh karena itu Lazismu Suraba-ya melalui Pelatihan Urban Farming meng-ajak anggota kelompok binaan untuk bela-jar bercocok tanam dengan memberdayakan lahan sempit. Kegiatan itu dilaksanakan pada 15 November 2015 di gedung SMP Muhammadiyah 15, Platuk, Surabaya.

Narasumber pertama, Ir. Lily dari Dinas Pertanian Kota Surabaya mengajak peserta Pelatihan agar memanfaatkan lahan sekecil apapun di rumah atau lingkung-an sekitar untuk bercocok tanam. Ia menganjurkan agar peserta mengembangkan pertanian hortikultura dengan menanam tanaman yang dibutuhkan, seperti cabe, terong, tomat, tanaman obat (toga) hingga sayur mayur hijau dan buah-buahan. Dinas Pertanian Surabaya telah menyediakan berbagai bibit tanaman yang bisa diperoleh bagi warga yang ingin bercocok tanam.

Pada sesi kedua ustadz Tedjo, praktisi urban farming, berbagi pengalaman berkebun di atap rumah yang ditanami ta-naman obat (toga) yang bermanfaat sebagai bahan ramuan jamu tradisional. Kegiat-an pelatihan itu diakhiri dengan kunjungan ke lahan berkebun milik salah satu Pengurus Lazismu di Tambak Wedi. (Adit-RED).

     

Jumat, 23 Oktober 2015

BERBAGI PADA JUMAT BAROKAH

BERBAGI PADA JUMAT BAROKAH

REKAM JEJAK KEBAJIKAN

Loading...

Memberi untuk Negeri

Memberi untuk Negeri

JADILAH YANG TERDEPAN DALAM SETIAP AMAL KEBAJIKAN

JADILAH YANG TERDEPAN DALAM SETIAP AMAL KEBAJIKAN

CIMB NIAGA SYARIAH