SELAMAT HARI RAYA

SELAMAT HARI RAYA

REKAM JEJAK KEBAJIKAN

Loading...

Minggu, 15 Januari 2012

LAUNCHING PASUKAN RELAWAN SIAGA BENCANA LAZISMU-MDMC/LPB PDM SURABAYA

Tak henti-hentinya negeri tercinta ini dilanda bencana alam yang begitu dahsyat. Bencana yang melanda di sejumlah daerah telah membawa rasa empati yang berlebih dimana kondisi miris yang didapatkan oleh warga mengharuskan mereka diisolasi dari pemukiman dan harus tinggal di tenda-tenda pengungsian. Melihat persoalan bencana yang selalu datang secara tiba-tiba LAZISMU dan MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Centre) atau Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) bekerjasama dengan berbagai pihak telah melakukan gerakan siaga bencana nasional dalam membantu korban bencana alam, serta mempermudah dan mempercapat pendistribusian bantuan.

Untuk itu Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya bersama LAZISMU pada saat Workshop Bidang Wakaf, ZIS dan Siaga Bencana, pada hari ahad ini, 15 Januari 2012 di Gedung Dakwah Muhammadiyah melaunching / meresmikan Unit Relawan Siaga Bencana. Pasukan relawan ini akan bertugas sebagai satuan khusus untuk memberikan bantuan dan pertolongan reaksi cepat kepada korban bencana alam di seluruh nusantara. Karena itu sewaktu-waktu unit ini akan siap diberangkatkan ke tempat terjadinya bencana, khususnya di wilayah Jawa Timur dan di wilayah lain di Indonesia.

Untuk tahap awal unit khusus ini dianggotai sebanyak 30 orang yang nantinya akan dilatih secara khusus dengan berbagai materi tentang kebencanaan, SAR, dan pertolongan korban. Mereka berasal dari para aktivis Muhammadiyah, aktivis Mapala-UMS, dan Ortom AMM Surabaya. Untuk bantuan umum unit ini nantinya dalam operasional di lapangan akan dibantu oleh Pandu Hizbul Wathan (HW) dan KOKAM.

Pasukan relawan ini akan diresmikan oleh Drs. Sujatno, Msi (Wakil Ketua PDM Surabaya) dan kegiatan launching ini memang sengaja dibarengkan dengan Workshop PDM bidang Wakaf dan ZIS, agar koordinasi dan konsolidasi dengan PCM se-Surabaya dapat berjalan maksimal dan memberikan gambaran tentang kesiapan PDM Kota Surabaya dalam mengemban amanat Musyda 2011.

Menurut Drs. Sujatno, Msi selaku Wakil Ketua yang membidangi Wakaf, ZIS dan Tanggap Bencana, untuk membantu para korban di daerah bencana Muhammadiyah harus siap sedia sewaktu-waktu sebagaimana semangat PKO (Penolong Kesengsaraan Oemoem) tempo dulu. Karena itu perlu persiapan-persiapan khusus guna mewujudkan hal itu diantaranya adalah seleksi relawan, pelatihan, koordinasi lintas instansi, persiapan logistik hingga penugasan ke daerah bencana. Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah faktor biaya. Biaya yang dibutuhkan untuk operasional relawan dan untuk memberi pertolongan kepada korban bencana alam memang cukup besar sehingga diperlukan penggalangan dana yang intensif dan memadai. Untuk itu LAZISMU, LPB dan Majelis Dikdasmen PDM Surabaya telah berupaya menggalang dana dengan menerbitkan kupon dana sosial “PEDULI SESAMA” yang akan diedarkan kepada masyarakat umum dan siswa-siswi di perguruan / sekolah Muhammadiyah se-Surabaya.

Ketua LPB-PDM Surabaya, Fery Yudhi Antonis, M.Pd.I menambahkan bahwa para relawan ini telah memiliki kesiapan mental, karena itu pihaknya tinggal memberikan pendidikan dan pelatihan sehingga benar-benar siap siaga. (Adit-RED)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar