Tampilkan postingan dengan label Mugana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mugana. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 April 2015

MARI BERBAGI UNTUK SESAMA - PEDULI BENCANA BANJIR DAN LONGSOR KAB.PASURUAN




Penyerahan bantuan sembako dari donatur LAZISMU (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Surabaya untuk korban banjir dan longsor di desa Klinter kecamatan Kejayan, Pasuruan melalui relawan MDMC Pasuruan dan Lazismu Kota Pasuruan, rabu 8 april 2015..


Lazismu Surabaya meninjau lokasi untuk mengetahui dan mensurvei kondisi terkini di desa dusun Klinter kecamatan Kejayan Kab. Pasuruan yang terkena banjir bandang dan tanah longsor pada jum'at malam 3 April 2015 lalu.



Sabtu, 29 Maret 2014

MDMC SURABAYA REKRUT RELAWAN BARU


Muhammadiyah Disaster Managemen Center (MDMC) atau Lembaga Penanggulangan Bencana PDM Surabaya terus bergerak tiada henti. Mitra sinergi LAZISMU Surabaya itu pada hari jum’at s/d ahad, tanggal 28-31 Maret 2014, mengadakan Pelatihan Dasar II Relawan Siaga Bencana 2014. Kegiatan pelatihan tersebut ditempatkan di Bumi Wana Wisata Coban Rondo, Malang, diikuti oleh 50 orang peserta.

Menurut Fery Yudhi Antonis, Ketua MDMC Surabaya, pelatihan ini selain untuk meningkatkan wawasan tentang kebencanaan juga dimaksudkan sebagai ajang untuk merekrut calon relawan MDMC yang baru guna menambah personil yang telah ada. Para calon relawan ini nantinya setelah pelatihan akan dilantik dan selanjutnya siap diterjunkan pada momen pertolongan kebencanaan di daerah rawan dan terdampak bencana yang ada di seluruh nusantara.

Materi pelatihan yang diberikan meliputi Al-Islam dan KeMuhammadiyahan, kepemimpinan, kesiapsiagaan, kebencanaan, standar operasional prosedur tanggap darurat bencana, manajemen penanggulangan bencana, manajemen posko dan logistik, P3K, dan sebagainya. Instruktur yang memberikan pelatihan berasal dari MDMC, BPBD, BASARNAS, PDM Surabaya, dan Mupalas UMSurabaya.


Peserta sebagian besar adalah kaum muda yang berasal dari perguruan Muhammadiyah, Ortom, anak asuh Panti Asuhan, aktivis kampus, pecinta alam dan masyarakat umum.(Adit-RED).


Indonesia adalah ‘Negeri Bencana’. Bahkan negeri kita dikenal sebagai ‘Supermarketnya Bencana’, karena berbagai jenis bencana ada disini. Ancaman bencana bisa muncul kapan saja dan sulit diprediksi kedatangannya sehingga menjadikan kekhawatiran bagi semua lapisan masyarakat.

Sementara itu tingginya tuntutan pemenuhan kebutuhan hidup manusia masa kini, menjadikan salah satu faktor kurang pedulinya masyarakat terhadap pengetahuan tentang kebencanaan, baik bencana alam maupun bencana sosial, sehingga ketika datang bencana kerap banyak memakan korban harta benda bahkan nyawa. Selain itu juga dikarenakan kurangnya potensi SDM yang memiliki kompetensi dalam melakukan pertolongan dan berpartisipasi dalam usaha pengurangan resiko bencana atau biasa disebut dengan RELAWAN.

Oleh karena itu diperlukan upaya penguatan dan pemberdayaan kepada warga masyarakat dengan cara membangunkan potensi-potensi relawan yang tidak hanya siap ditugaskan pada saat tanggap darurat terjadinya bencana, tetapi juga senantiasa mensosialisasikan pada masyarakat tentang pentingnya pengetahuan tentang kebencanaan sebagai upaya pengurangan resiko bencana.

Oleh karena itu selama empat hari, mulai hari jum’at tanggal 28 hingga senin tanggal 31 Maret 2014, Lembaga Penanggulangan Bencana PDM Surabaya atau yang dikenal dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), dengan dukungan LAZISMU Surabaya mengadakan PELATIHAN DASAR II RELAWAN SIAGA BENCANA di Wana Wisata Coban Rondo, Malang. Pelatihan ini diikuti oleh 34 orang peserta muda yang berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, aktivis organisasi, da’i muda, tenaga medis, pecinta alam dan masyarakat umum. Tujuannya adalah sebagai penguatan masyarakat dalam hal penanggulangan bencana dan kepedulian terhadap sesama serta untuk menghimpun kader-kader relawan sehingga terbentuk relawan yang memiliki pengetahuan dan kemampuan profesional dalam penanganan bencana. Tema yang diusung adalah “Mencetak Relawan Tanggap, Tangguh dan Berdedikasi”.

Materi pelatihan meliputi ; wawasan Al-Islam, Pengenalan tentang kelembagaan MDMC, Pengenalan Dasar Kebencanaan, Sistem Nasional Penanggulangan Bencana, Human Sphere, Assesment dan SOP Bencana, Search & Rescue (SAR) Skill and Operation, Kerelawanan, Medical First Respond, Shelter Pengungsi dan Simulasi Bencana. Narasumber berasal dari BPBD Jatim, BASARNAS Jatim, PDM Surabaya, MDMC Surabaya, Mupalas UMS dan Disaster Medical Center Jatim.

Menurut Fery Yudhi Antonis, Ketua MDMC Surabaya, selama mengikuti pelatihan ini peserta dilatih untuk senantiasa siaga, diasah untuk peka dan peduli, serta dididik untuk memenuhi kebutuhan dan keperluannya secara mandiri, namun dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan. Suasana pelatihan pun dibuat dengan nuansa kesiap-siagaan dan kedisiplinan ala semi militer, tegas Fery.

Mengingat padatnya jadual kegiatan, untuk istirahat, peserta hanya dijatah 5 jam per-hari dan diharuskan tidur di dalam tenda-tenda relawan di tengah hutan. Untuk keperluan MCK mereka dibiasakan melakukannya di sungai guna menyesuaikan diri dengan lingkungan dan diwajibkan menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

Lanjut Fery, sebagai Relawan Muslim, mereka ditanamkan untuk tidak meninggalkan ibadah terutama Sholat, walau dalam keadaan genting. Mereka juga harus menjaga akhlaqul karimah dimanapun berada dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan kemanusiaan yang universal, serta tidak membeda-bedakan manusia dalam menolong dan membantu korban bencana. Di akhir pelatihan dilakukan pengukuhan terhadap relawan baru MDMC yang siap sedia diterjunkan ke daerah bencana, tutup Fery. (Adit-RED).

Jumat, 21 Februari 2014

BERGERAK KE KEDIRI

Tim relawan LAZISMU dan MDMC Surabaya pada hari Jum'at (21/02/14) siang ba'da Sholat Jum'at, meluncur ke dusun Laharpang kec.Puncu kab. Kediri untuk menyalurkan langsung 150 paket bantuan ke rumah-rumah penduduk secara mendadak di km7 dari Gunung Kelud. Sebelum sholat Jum'at, Tim mampir ke Posko Induk Muhammadiyah Kabupaten Kediri di Gurah untuk menurunkan paket bantuan dan dana.

                    

Sebagai Posko Bantuan, setelah beberapa hari melakukan tugas penghim-punan bantuan sesuai dengan instruksi PDM Surabaya, maka Crew Posko LAZISMU dan MDMC segera bergerak untuk mendistribusikan bantuan dalam ben-tuk uang dan barang ke daerah bencana.

Setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak guna meluncur ke tempat yang hendak dituju, maka tim LAZISMU dan MDMC kemudian berangkat dengan satu komando dan satu komitmen : “Satu Hati Untuk Korban Erupsi Gunung Kelud”. LAZISMU dan MDMC Surabaya merasa bertanggung-jawab untuk menyerahkan sumbangan dan bantuan dari donatur tercinta secara tepat sasaran.

Selasa, 18 Februari 2014

AYO BANTU SESAMA


Kepala Sekolah, Guru dan karyawan SD Muhammadiyah 22 menyampaikan bantuan untuk korban bencana
IMM Surabaya Sumbang Korban Bencana Gunung Kelud
Karyawan Toeng Market Surabaya juga berpartisipasi
"Kecil-kecil Gemar Bersedekah". Donatur Cilik dari SD Muhammadiyah 3 Surabaya.

LADANG BERAMAL DI KAWASAN BENCANA



Aditio Y, Sekretaris LAZISMU Surabaya
Donatur yang peduli dan budiman..., Berbagai bencana alam kembali mengguncang negeri kita. Mulai dari letusan gunung Sinabung di Sumatera Utara dan di juga berbagai daerah yang terdapat gunung api. Gejala-gejala alam yang tampak menunjukkan tanda-tanda yang harus diwaspadai. Semua elemen masyarakat di daerah rawan bencana larut dalam kondisi waspada, siaga hingga awas. Kita juga dalam masa siaga banjir nasional. Air hujan dengan curah tinggi tidak hanya menggenangi wilayah ibukota negara, tetapi juga beberapa daerah propinsi di Jawa, Nusa Tenggara dan Sulawesi. Akibat bencana banjir korban jiwa tak terhindarkan, perekonomian lumpuh, harta benda rusak, penduduk mengungsi, aktivitas pun menjadi terganggu. Tak ternilai berapa besar kerugian yang diderita. Belum lagi banjir surut, ancaman gempa bumi segera menghantui negeri kita yang memang berada di wilayah rawan gempa. Kita tentu tidak akan lupa dengan gempa disusul tsunami yang terjadi di Aceh, Nias dan juga gempa hebat di Jogjakarta. Kini, di berbagai daerah rawan gempa menunjukkan tanda-tanda aktivitas bumi berguncang yang harus terus diwaspadai.
Sebagai kaum yang beriman tentulah kita percaya bahwa ada hikmah di balik peristiwa. Bencana karena alam maupun bencana akibat ulah manusia apapun bentuknya dan besar-kecilnya harus senantiasa diterima dengan ikhlas, sabar dan penuh tawakal kepada Allah Swt. Tidak hanya menerima, tetapi kita pun harus mengantisipasi dan yang terpenting berintrospeksi-evaluasi atas apa yang kita perbuat.


Bagi kita yang tidak tertimpa musibah hendaklah peristiwa bencana yang menimpa saudara kita itu menjadikan kita mawas diri, menjauhi sikap sombong, takabur dan angkuh. Hendaklah kita memiliki kepedulian kepada sesama yang menderita. Sangat tidak elok jika kita tidak tanggap, hanya santai saja dan tidak berempati manakala saudara sebangsa, apalagi sau-dara seiman tengah menderita dan kehilangan harta benda bahkan kehilangan orang yang dicintai. Bencana selayaknya menjadi ladang beramal kita guna membantu dan memberikan pertolongan kepada para korban. Bantuan dalam bentuk apapun akan sangat bermakna asal-kan tulus dan ikhlas serta mengharap ridho Allah Swt.

Sabtu, 21 Desember 2013

PENYERAHAN BANTUAN MDMC-LAZISMU-PDM SURABAYA KEPADA KORBAN BANJIR DI PAKAL SURABAYA




Tgl. 21 desember 2013 tim Muhammadiyah tanggap bencana LPB/MDMC, LAZISMU bersama para Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, turun ke lokasi bencana banjir Sumberlanggeng Sumberejo Pakal Surabaya, tepatnya di Masjid Al Islamiyah untuk mendistribusikan bantuan dari para donatur ke rumah-rumah penduduk yang terendam banjir... Bantuan sembako sebanyak 1 truk dan 3 mobil telah disediakan untuk 450 KK.. Terima kasih kepada masyarakat, Amal Usaha Muhammadiyah, yang telah menyumbang dan berpartisipasi..

               

Sabtu pagi, tanggal 21 Desember 2013 Muhammadiyah kota Surabaya melalui badan pembantu MDMC dan LAZISMU Surabaya bergerak menyerahkan bantuan kepada warga Sumber Langgeng, Sumber Rejo, Pakal, yang menjadi korban bencana banjir Kali Lamong. Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ust. Zayyin Chudlori, Ketua PDM Surabaya, bersama jajaran PDM Surabaya lainnya, PCM Pakal dan para relawan MDMC - LAZISMU Surabaya. Posko yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Surabaya telah berhasil menghimpun sumbangan uang dan barang dari Amal Usaha Muhammadiyah (Panti dan Sekolah), umat Islam dan masyarakat umum.

Sebanyak 405 paket sembako beserta ratusan dos mie instan dan air mineral diangkut dengan truk dan mobil dari Posko Masjid Darul Arqom menuju lokasi distribusi di Masjid Al-Islamiyah Sumber Langgeng, Sumber Rejo, Pakal yang kala itu masih terge-nang banjir. Warga sangat antusias menerima bantuan yang diantar langsung ke rumah dan tempat tinggal mereka. Pada keesokan harinya PDM Surabaya juga mengerahkan tenaga medis dari Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surabaya untuk membantu layanan pengobatan bagi warga yang terkena berbagai penyakit akibat bencana banjir. (Adit-RED).

KADO RAMADHAN

KADO RAMADHAN

Jadual Imsakiyah Ramadhan 1437 H

Jadual Imsakiyah Ramadhan 1437 H

AKSI BERSAMA LAZISMU

AKSI BERSAMA LAZISMU

Tanggap Bencana

Tanggap Bencana

CIMB NIAGA SYARIAH