
Seorang mukmin yang sehat bila melihat penyandang Disabilitas akan dapat mengetahui kenikmatan Allah SWT dan bersyukur atas nikmat tersebut, seraya memohon kepadaNya untuk memberinya keselamatan. Ia juga tahu bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Allah tidak akan menciptakan sesuatu dengan sia-sia. Allah juga tidak akan mensyariatkan sesuatu yang tidak memiliki kemasla-hatan bagi hamba-hamba-Nya. Segala yang ada adalah di bawah kekuasaan dan kehendak-Nya, termasuk mereka yang dalam kondisi disabilitas.
Disabilitas merupakan suatu ketidakmampuan tubuh dalam mela-kukan suatu aktifitas atau kegiatan ter-tentu sebagaimana orang normal pada umumnya, yang disebabkan oleh kon-disi ketidakmampuan dalam hal fisiolo-gis, psikologis dan kelainan struktur atau fungsi anatomi.
Dahulu disabilitas lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan penyandang cacat. Ada istilah-istilah yang diidentikkan dengan penyandang cacat seperti tuna netra, tuna grahita, dan sebagainya. Kini sudah tidak lagi menggunakan istilah penyandang cacat, namun telah diganti dengan istilah penyandang disabilitas.
Penyandang disabilitas meru-pakan orang yang mempunyai keterba-tasan mental, fisik, intelektual maupun sensorik yang dialami dalam jangka waktu lama. Ketika penyandang disabi-litas berhadapan dengan hambatan maka hal itu akan menyulitkan mereka dalam berpartisipasi penuh dan efektif dalam kehidupan bermasyarakat berdasarkan kesamaan hak.


.jpg)